Metode Belajar yang Bikin Pintar


Pernahkan sobat Ukhti berpikir kapan akan berubah?? Coba bayangkan : Dalam sehari ada 24 jam. Banyak banget hal yang bisa kita lakukan. 24 jam itu tidak sedikit lho,ukh. Tentu saja mudah meluangkan waktu buat belajar. Siang malam selalu belajar, tetapi kok bisa, nilai tetap jeblok?? Salah satu kesimpulannya bahwa metode yang kita pakai selama ini kurang tepat. Lalu metode bagaimana yang seharusnya? Masing-masing pribadi mungkin berbeda-beda. Tetapi, kita coba yah, meneliti kesalahan yang sering dilakukan.

  1. Sering dengar “Sistem Kebut Semalam” (SKS) ?? “pasti dong!”…berapa banyak orang yang mengamalkannya? “banyak dong!!”….sekarang tanya apakah Ukhti ikut mengamalkannya? “dong dong”

Bayangkan yah seandainya sistem SKS itu kita ganti dengan cicil anti nunggak, apa dampaknya? Ternyata lebih efektif dan memudahkan. Kapan kita bayar cicilan itu? Kapan pun bisa, pas lagi nungguin dosen masuk, makan, nyapu, dsb. Walaupun cuma 5 menit tapi dampaknya seumur hidup! Ukhti mencicil pelajaran selama seminggu lebih memudahkan daripada ngapalin dalam 1 malam doang. “1×7 lebih baik daripada 7×1”, katanya gitu. Mudah caranya, sesuka hati Ukhti, kalau bisanya inget 1 rumus 5 menit, ya dihapal aja 1 rumus itu.

  1. Gak konsen. Disaat kita lagi gak nyicil, artinya bener-bener waktu ekstra buat belajar. Seringkali malah gak konsen. Pas lagi baca, tiba-tiba gak sengaja ngelirik tipinya, eh keterusan gara-gara sinetron geje. Atau chatting kelamaan, niat awal siy bentar doang, trus FB-an tapi kok keterusan…yah kayak Saykoji gitu, online…online…Ini kebiasaan yang sulit dihentikan.”Sulit tapi pasti bisa kok,”katanya gitu. Mudah caranya. Jauhkan benda-benda canggih dari jangkauan tangan mungil Ukhti.
  2. Kecapekan dan ngantuk. Untuk mengimbangi kecapekan dan ngantuk, luangkan waktu istirahat sejenak, misalnya tidur siang 15 menit sebelum waktu dzuhur. Ini sunnah lho, tentu saja kalo ga ada sesi 2.  Meluangkan waktu buat tidur siang sejenak akan mengoptimalkan kinerja beberapa jam kemudian. Kalau gak ada waktu buat tidur siang, ada cara yang asik. Jadikan shalat sebagai waktu istirahat. Pas menghadap Allah itu rasanya tenang, apalagi kalo khusuk. Insyaallah gak capek lagi…dan bakal semangat!
  3. Tugas lagi numpuk bikin malas (yang ini Cuma tambahan). Kadang orang-orang bingung harus mulai darimana untuk mengerjakan tugas. Seharusnya gak perlu bingung. Kerjakan tugas itu satu per satu. “Sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit,” katanya gitu. Mulailah sesuatu menurut prioritas, misalnya Senin ngumpul laporan A, Selasa laporan B, jadi kerjakan A aja dulu. Kalo laporan A dan B mesti dikumpulin pada hari yang sama, kerjakan yang agak gampang dulu, kan lebih cepat selesai ketimbang yang susah. Kalo yang susah duluan mungkin bakalan kehabisan waktu.
  4. Masalah niat, hal ini penting banget! Banyak orang melakukan sesuatu dengan niat gak bener. Cobalah berniat dengan tujuan ibadah, mencari ridho Allah…kalo niat udah bener insyaallah bakalan ikhlas dan lebih enjoy aja ngejalanin semua aktivitas apalagi belajar. Kalo niat Cuma untuk tujuan dunia, kita bakalan bosen, cepat atau lambat. Tapi, klo udah karena Allah SWT, bisa-bisa semakin hari semakin cinta.

Sengaja “niat” diletakkan paling akhir biar Ukhti paling inget sama hal yang satu ini. Kalo niat gak bener kan pekerjaan malah jadi sia-sia. Jadi, diluruskan dulu ya Ukh niatnya ^.^

About UKHTI STIS

Salah satu divisi ROHIS, Sekolah Tinggi Ilmu Statistik

Posted on 9 October 2010, in Edisi III 2010 and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: